Wednesday, February 4, 2015

Saya Menyerah

http://media.weirdworm.com/img/misc/8-insane-military-strategies/enemy-commander.jpg

"Inna solati, wanusuki, wamahyaya, wamamati, Lillahirabbil 'alamin"

Seringkali saya khilaf akan tujuan penciptaan diri. 
Hanya memikirkan kesenangan jasmani, mengabaikan apa tugas di bumi.

Padahal...dalam setiap bacaan ketika sholat, selalu tersurat dalam terjemahan...

"Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah karena Allah, Tuhan seluruh alam".

Seolah belum cukup saya menyaksikan orang bergelimang harta, dibalik tagihan hutang piutang. Seperti belum cukup saya mengetahui, bahwa keinginan itu layaknya dahaga yang tak pernah terpuaskan. 
Seakan saya dibelokkan untuk tetap sadar akan fitrah seorang hamba.
http://www.muslimahcorner.com/wp-content/uploads/2014/12/cms-image-000003166-1024x767.jpg

Lekas bangun, sadar, dan menyerahlah.

Menyerah bukan berarti tanpa upaya.
Menyerah setelah memaksimalkan seluruh potensi, dengan memilih cabang jalan kehidupan dengan filter akal sehat.

Ya Rabb...
Ya Allah...Ya Tuhan ku.
Hamba menyerah kepada-Mu, untuk senantiasa siap mengikuti tugas dari-Mu.

Bismillah.

http://1.bp.blogspot.com/-TNm5gvCEY3A/VARu8LjYrFI/AAAAAAAAAGc/TTLji6YjGco/s1600/upload_4cemhaf8sa33l0ef454u21raf3709254-final.jpg



R.M.R