Tuesday, March 20, 2012

Seni Tertinggi Bagi Saya

http://2.bp.blogspot.com/_8ZWDYpnicGQ/TOOAYYBpXxI/AAAAAAAAAB0/sowENKrV5eA/s1600/student-ministry.jpg

Untuk yang pernah mengenyam pendidikan formal secara berjenjang, akan ingat banyaknya pelajaran-pelajaran dari berbagai disiplin ilmu yang diberikan kepada kita, dengan harapan (mungkin) agar yang diberi ilmu menjadi ahli dalam berbagai bidang, ahli dalam pelajaran-pelajaran yang telah diberikan. Tapi tampaknya ada yang dilupakan oleh yang memberi materi, bahwa manusia punya kecederungan sifat untuk mengingat dan memahami apa yang sedang dibutuhkan. Jadi kalau saat itu yang diajari tidak merasa ada kebutuhan untuk memahami ilmu yang sedang diajarkan, ya sangat mungkin ilmu yang diajari itu hanya akan selintas lewat saja, tidak akan benar-benar dapat penghayatannya.

Berbagai disiplin ilmu bisa digolongan berdasarkan obyek yang ditelitinya.  Salah satu disiplin ilmu, ada yang mempelajari mengenai manusia, dan disiplin ilmu ini yang saya pilih untuk diperdalam. Ada keasyikan tersendiri bagi saya saat memanage manusia, walau kata ayah Edy, memanage manusia adalah disiplin ilmu yang tersulit dibandingkan ilmu-ilmu lain. Karena tiap manusia itu berbeda, tidak ada yang sama satu dengan yang lainnya, bahkan kembar sekali pun. Diantara banyaknya kemauan manusia yang berbeda-beda itu, seorang pemimpin harus berusaha mampu menengahinya.

Memang akan banyak pro dan kontra saat seorang pemimpin mengambil keputusan. Tapi bagi saya, itulah seninya, seni memanage manusia itu begitu indah di mata saya dengan berbagai keunikannya. Ada saatnya teman-teman yang saya pimpin tidak menyukai tindakan yang saya ambil, ada saatnya grup di luar grup yang saya pimpin antipati terhadap kami. Tapi hal-hal seperti itu tidak menyurutkan saya untuk tetep berusaha semangat menjadi pemimpin terbaik yang memiliki nilai seni terbaik dalam memanage manusia.  Kesalahan yang disadari dalam mengambil keputusan yang diketahui kelak, menjadi pelajaran kehidupan. Bismillah, Insya Allah semua saya lakukan dengan nama Allah, untuk memaksimalkan potensi yang saya rasa telah diberikan oleh-Nya kepada saya. Aamiin.

RMR

No comments:

Post a Comment