Thursday, August 4, 2011

Tuhan Itu Tidak Ada?

 
Inti tulisan ini, saya dapat dari berbagai  ceramah keagamaan.
Semoga judul yang saya pilih, cukup pas untuk menggambarkan kisahnya…

A             : Saya ga percaya Tuhan itu ada…
D             : Ko bisa?
A             : Kalo Tuhan memang benar ada, ko hidup saya gini-gini aja?
D             : Maksudnya gini-gini aja itu gimana?
A               : Saya jarang hidup nyaman, tentram. Ada saja masalah yang buat saya pusing, dan masalah yang    datang ke saya, berulang. Setelah saya coba tanyakan ke teman-teman saya, mereka juga merasa demikian. ..
D               : Terus?
A               : Ya itu dia, klo Tuhan memang ada, ko banyak manusia yang begini keadaannya?. Banyak masalah yang ada di dunia ini, yang buat pusing!
D             : Oh…
D             : Gini aja atuh, kamu tau tukang cukur rambut ga?
A             : Tau, emang kenapa?
D             : Kalem…kamu tau ya tukang cukur rambut…ada kan tukang cukur rambut itu?
A             : Ya ada lah…emangnya kenapa?
D               : Gini, kalau tukang cukur rambut emang ada, ko di jalan-jalan masih ada aja orang yang rambutnya gondrong?
A             : Ya karena mereka ga mau dicukur lah…
D               : Persis, seperti itu ibaratnya pertanyaan kamu tadi. Hal-hal yang kamu anggap sebagai masalah yang datang berulang, yang buat pusing. Bukan berarti disimpulkan bahwa Tuhan itu tidak ada, tapi karena orang-orang itu tidak mau BERTINDAK untuk datang  kepada Tuhan.


RMR

Tabayyun


Dalam Tafsir Al Qur’an Departemen Agama, 2004, dapat didapatkan informasi bahwa tabayyun berasal dari at-tabayyun, yang artinya adalah mencari kejelasan hakekat suatu atau kebenaran suatu fakta dengan teliti, seksama dan hati-hati.

Apa inti dari Tabayyun? KOMUNIKASI YANG BAIK.

Saya katakan komunikasi yang baik, dengan maksud :
- Komunikasi itu secara 2 arah (tidak hanya 1 pihak yang menyampaikan),dan
- Komunikasi jelas (dapat dipahami maksudnya).

Tabayyun penting dalam kehidupan bermasyarakat untuk menghindari adanya DUGAAN-DUGAAN bahkan FITNAH, yang dapat memecah belah masyarakat.

Bagi Anda yang merasa berada dalam keraguan informasi atau bahkan bermasalah dengan suatu komunitas atau pribadi, silahkan bertabayyun dengan pihak yang berkaitan (yang paham duduk perkaranya).

Insya Allah akan menjadi pilihan solusi yang terbaik, daripada hidup dalam prasangka-prasangka yang belum pasti kebenarannya.

RMR

Lihat, Perhatikan, Pahami dan Ambil Kesimpulan Secara Menyeluruh

Satu sudut pandang saja dapat menjadi perdebatan, bagi yang melihat dari sudut yang berbeda.
Ambil contoh gambar yang ada dalam tulisan ini.


Berapa banyak obyek yang mampu Anda lihat?
1 obyek ?
2 obyek ?
Atau berapa obyek yang mampu Anda lihat?
Apa saja?

Mari kita belajar melihat secara menyeluruh.
Jangan terlampau cepat berprasangka dan mengambil kesimpulan.
Silahkan lihat, perhatikan, dan pahami secara menyeluruh terlebih dahulu apa adanya, baru mengambil kesimpulan.

RMR

Berpikiran, Berkata dan Bersikap Baik


Buku The True Power of Water yang ditulis Dr. Masaru Emoto membahas  percobaan mengenai air. Dimana air didinginkan sampai -50 C di laboratorium, lantas difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera kecepatan tinggi. Hasil diantaranya :

-           Percobaan MEMBACAKAN KATA, "Arigato (terima kasih dalam bahasa Jepang)" di depan botol air tadi. Hasilnya kristal air membentuk sangat indah.

-          Percobaan MENGHADAPKAN TULISAN huruf Jepang, "Arigato". Hasilnya kristal membentuk dengan keindahan yang sama.

-          Percobaan DITUNJUKKAN TULISAN "setan", hasilnya kristal berbentuk buruk.

-          Percobaan BERKONSENTRASI memusatkan pesan "peace" di depan sebotol air, hasilnya kristal air tadi mengembang dengan indahnya.

Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa mengobati yang sakit. Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit.

Tubuh manusia setidaknya 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Lalu apa akibatnya bila kita sering mengucapkan, kata-kata yang tidak pantas kepada manusia, utamanya anak kecil?. Jelas, bahwa semua unsur air dalam tubuhnya akan bereaksi terhadap kata-kata yang tidak pantas tsb. Sebut saja sebagai contoh, anak yang dimaki “dasar anak setan!”. Bagaimana sikap anak tsb apabila tumbuh dalam makian seperti demikian? Insya Allah akan tumbuh menjadi manusia yang memiliki sifat-sifat setan. Na’udzubillah.

Yang harusnya kita lakukan adalah BERPIKIRAN, BERKATA dan BERSIKAP DENGAN BAIK .

CATATAN: Baik, JANGAN dijadikan pembenaran untuk jadi gombalers y... Misal ke teman yang tidak ada hubungan apapun, memanggil “yank”.

RMR

(Tulisan tentang True Power of Water diatas, bisa dibaca di http://www.dudung.net/artikel-islami/the-true-power-of-water.html)